Jumat, 25 Maret 2022

Permasalahan di Bidang Kesehatan

 

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Komputasi Modern

Dosen Pengampu : Adam Huda Nugraha



Disusun Oleh :

Andini Eva Lestari (50418755)

 

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

TEKNIK INFORMATIKA

2022


5 JURNAL DI BIDANG KESEHATAN

  1. Sistem Rekam Medis Pasien Dengan Metode Basisdata Terdistribusi
  2. Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Pada Klinik Wahyu Tangerang Selatan Menggunakan Model Waterfall
  3. Rancang Bangun Sistem Informasi Rekam Medis Klinik Rawat Jalan Berbasis Web
  4. Sistem Informasi Rekam Medis Berbasis Web Pada Puskesmas Rasau Jaya Pontianak Menggunakan Framework Laravel 5.6
  5. Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berbasis Web di Klinik Sehat Margasari Bandung

Permasalahan

System rekam medis pada kelima jurnal yang sudah dicari masih manual. Berikut merupakan permasalahan rekam medis pada bidang kesehatan, yaitu

  1. Admin harus memvalidasi data rekam medis yang ada di pelayanan kesehatan dimana pasien terdaftar secara manual. Padahal pasien bisa saja melakukan proses permeriksaan kesehatan atau perawatan kecantikan pada cabang atau penyedia layanan di tempat yang berbeda. Jika tidak ada keterkaitan antar penyedia layanan, pemeriksaan yang sama akan terjadi berulang-ulang, padahal data rekam medis sebelumnya sangat berguna pada pemeriksaan selanjutnya. Hal ini dapat menjadi hambatan atau masalah bagi kinerja petugas dalam memberikan layanan, informasi dan tindakan yang tepat apabila terjadi kesalahan karena tidak adanya laporan rekam medis pasien ataupun kehilangan data rekam medis pasien.
  2. Dapat menimbulkan terjadinya permasalahan seperti antrean panjang karena pendataan pasien baru yang lama dan permasalahan duplikasi data, lamanya pencarian data-data yang dibutuhkan, dan pembuatan laporan yang tidak praktis.
  3. Rekam data medis pasien yang kurang maksimal disebabkan minimnya sistem pencatatan yang handal untuk merekam semua data pemeriksaan pasien. Pencatatan data medis yang dilakukan tanpa menggunakan sistem yang terkomputerisasi sering kali terjadi kekurang telitian manusia (human error).

Solusi

Dengan adanya teknologi yang mengalami kemajuan pada setiap zamannya serta dunia kesehatan sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Maka, solusi yang didapatkan, yaitu

  1. Sistem replikasi atau duplikasi data pada sistem basis data terdistribusi diharapkan dapat meminimalisir kehilangan data rekam medis pasien sehingga apabila terjadi masalah pada server, maka data tidak akan hilang.
  2. Perancangan sistem secara terkomputerisasi dapat menjadi solusi yang baik untuk memecahkan permasalahan yang ada. Dengan sistem yang terkomputerisasi, dapat memudahkan sistem informasi rekam medis pasien sehingga sistem klinik dapat berjalan lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan sistem yang konvensional.
  3. Dokumen  rekam  medis  dibuat  secara  elektronik  untuk  menghindari  terjadinya  dokumen  yang  hilang, penyimpanan yang memakan tempat, dan menghindari terjadinya inkonsistensi pengisian dokumen rekam medis. Dengan   menerapkan   teknologi   informasi  dalam   mengelola  data rekam   medis mampu   memberikan kemudahan  dalam  mengelola  data rekam  medis  sampai pembuatan  laporan  yang  dibutuhkan.

Selasa, 22 Maret 2022

Jupyter Notebook Sebagai Solusi Pembelajaran Berbagai Model AI

 Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Komputasi Modern

Dosen Pengampu : Adam Huda Nugraha


Disusun Oleh :

Andini Eva Lestari (50418755)


UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

TEKNIK INFORMATIKA

2022


JUPYTER NOTEBOOK


Jupyter adalah aplikasi web gratis yang digunakan untuk membuat dan membagikan dokumen yang memiliki kode, hasil hitungan, visualisasi, dan teks.
Jupyter adalah singkatan dari tiga bahasa pemrograman Julia (Ju), Python (Py), dan R. Tiga bahasa pemrograman ini adalah sesuatu yang penting bagi seorang data scientist.
Jupyter berfungsi untuk membantu dalam membuat narasi komputasi yang menjelaskan makna dari data di dalamnya dan memberikan insight mengenai data tersebut.

Struktur Utama & Fungsinya
Pada dasarnya, Jupyter memiliki tiga struktur utama di dalamnya. Masing-masing struktur memiliki fungsi masing-masing. O'Rielly membaginya menjadi tiga bagian, yaitu
1. Front-end notebook
untuk dapat mengedit atau menjalankan notebook lain.
Front-end adalah sebuah aplikasi JavaScript yang dikirimkan ke browser seperti aplikasi web lainnya.
Fungsi : menyimpan, mengelola, dan mengirim notebook ke server Jupyter.
2. Jupyter Server
adalah aplikasi yang berjalan di komputer. Server sendiri adalah program yang berfungsi untuk melayani komputer ketika terhubung ke internet.
3. Protokol Kernel
memungkinkan server untuk melimpahkan tugas menjalankan kode menjadi berbagai bahasa.
Pada dasarnya kernel adalah bahasa pemrograman. Contohnya seperti Phyton 2, Phyton 3, dll.

Fitur-Fitur
Jupyter memiliki beberapa fitur dengan fungsinya masing-masing di dalamnya.
Fitur-fitur tersebut terdapat di kolom menu. Menu di Jupyter mengandung fungsi yang sama seperti kolom menu di aplikasi lainnya.
  • File

untuk membuat notebook baru atau membuka notebook yang telah ada. Bisa mengubah nama notebook yang telah dibuat. Terdapat fitur Save & Checkpoint untuk membuat checkpoint lalu kembali ke titik terakhir apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

  • Edit

untuk melakukan cut, copy atau paste dari cell yang ada. Fungsi kolom ini juga untuk membagi, menyatukan, atau menghapus cell. Juga bisa untuk mengorganisir susunan cell sesuai yang diinginkan di kolom Edit ini. Apabila ada item di kolom ini yang berwarna keabuan, berarti tidak bisa mengaplikasikan edit pada cell yang dimaksud. Dapat memperbaikinya dengan mengubah tipe dari cell yang ingin di edit.

  • View
untuk mengaktifkan atau mematikan terlihatnya header & toolbar. Juga bisa menyalakan atau mematikan Line Numbers di dalam cells.

  • Insert

 untuk memasukkan cell di atas atau di bawah cell yang dipilih.

  •  Cell

Kolom Cell dapat menjalankan satu, beberapa, atau bahkan seluruh cell yang ada. Juga dapat mengubah tipe dari cell yang dipilih dan membantu dalam menghapus output dari cell yang telah dikerjakan.

  • Kernel

untuk mengerjakan kernel atau bahasa pemrograman yang berjalan. Bisa melakukan restart, reconnect, mematikan, atau mengganti kernel yang digunakan di notebook.

  •  Widget

untuk menambah atau menghapus widget yang ada. Pada dasarnya, widget adalah JavaScript widget yang digunakan untuk membuat konten cell menjadi dinamis dengan menggunakan Phyton atau Kernel yang lain.

  • Help

digunakan ketika membutuhkan bantuan atau ingin mempelajari notebook lebih dalam.

 

ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan proses memodelkan cara berpikir manusia dan mendesain suatu mesin agar dapat berperilaku layaknya manusia atau istilah lainnya disebut cognitive tasks, yaitu bagaimana mesin bisa belajar secara otomatis dari data dan informasi yang sudah diprogramkan. Kecerdasan buatan dapat juga diartikan sebagai salah satu bagian dari ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia.

Penggunaan kecerdasan buatan sadar atau tidak telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak aplikasi yang sudah menerapkan kecerdasan buatan sebagai kelebihan dari aplikasi tersebut. Contohnya seperti streaming video/musik, mesin pencarian (search engine), video game, Global Positioning System (GPS), media sosial, dll.

Kecerdasan buatan dapat digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran, melakukan asesmen, memberikan umpan balik pembelajaran, dll. Berikut beberapa contoh penerapan kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran, yaitu

  • Intelligent Tutoring System (ITS) atau biasa dikenal dengan Intelligent Computer Aided Instruction adalah suatu sistem untuk menyediakan pengajaran yang dapat menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Contohnya ITS berbasis Augmented Reality (AR) untuk materi geometri dimensi.
  • Mentor Virtual

Kecerdasan buatan saat ini sudah banyak diterapkan pada berbagai platform teknologi pendidikan terutama yang berbasis daring, seperti mentor virtual. AI bisa memberikan umpan bali dari aktivitas belajar dan latihan soal para siswa, memberikan rekomendasi materi yang perlu dipelajari kembali layaknya seorang guru atau tutor.

Salah satu contohnya Blackboard https://www.blackboard.com/teaching-learning/learning-management/mobile-learning-solutions yang merupakan aplikasi yang banyak digunakan di perguruan tinggi di Eropa dan Amerika. Banyak digunakan oleh para professor/dosen untuk mempublikasi catatan, pekerjaan rumah, kuis, dan tes yang memungkinkan siswa dapat mengajukan pertanyaan dan tugas. Juga dapat digunakan untuk penilaian/asesmen.

  • Voice Assistant memiliki kemiripan dengan mentor virtual. Hanya saja lebih mengandalkan fungsi suara sebagai pusat interaksi dan komunikasi. Contohnya Google Assistant (Google), Siri (Apple), Cortana, dan lainnya.
  • Smart Content untuk membagi dan menemukan konten materi dan buku digital yang sudah diprogram secara virtual dengan lebih mudah dan cepat. Contoh umum penerapan teknologi ini terdapat di berbagai perpustakaan digital saat ini. Contoh teknologi smart content yang sudah dipakai seperti Cram101 memiliki fungsi memecah buku teks digital menjadi beberapa bagian spesifik. Sehingga buku tersebut bisa terdiri dari ringkasan bab, tes, dan sebagainya.
  • Automatic Assessment

Salah satu contoh penerapannya adalah seperti fitur pembuatan kuis dan koreksi otomatis yang disediakan platform kejarcita (https://kejarcita.id/).

  •  Personalized Learning

Contoh penerapan yang sudah diterapkan yaitu Khan Academy (https://www.khanacademy.org/), Duolingo (https://www.duolingo.com/), Ruangguru (https://www.ruangguru.com/), dan lainnya.

  • Game Edukasi adalah game yang didesain untuk belajar tapi tetap bisa menawarkan bermain dan bersenang-senang. Dan semua bentuk permainan yang dibuat, untuk memberikan pengalaman pendidikan atau pengalaman belajar kepada para pemain-pemain permainan tersebut yang diberi muatan pendidikan.


SUMBER :

https://glints.com/id/lowongan/jupyter-adalah/

https://komnasdikkediri.or.id/artificial-intelligence-ai-untuk-mendukung-pembelajaran/

Selasa, 15 Maret 2022

Cloud Computing, Grid Computing, Virtualisasi, Distributed Computing, Map Reduce dan NoSQL

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Komputasi Modern

Dosen Pengampu : Adam Huda Nugraha


Disusun Oleh :

Andini Eva Lestari (50418755)


UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

TEKNIK INFORMATIKA

2022


CLOUD COMPUTING (KOMPUTASI AWAN)

merupakan istilah dari Cloud diartikan sebagai internet dan Computing diartikan sebagai komputer. Definisi dari Cloud Computing adalah sebuah proses pengolahan daya komputasi melalui jaringan internet yang memiliki fungsi agar dapat menjalankan program melalui komputer yang terkoneksi satu sama lain pada waktu yang sama.

Cloud Computing merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Cloud Computing memudahkan penggunanya untuk menjalankan program tanpa harus menginstall aplikasi terlebih dahulu dan memudahkan pengguna untuk mengakses data dan informasi melalui internet.


Cara Kerja

Teknologi Cloud Computing ini menjadikan internet sebagai pusat server dalam mengelola data. Sistem ini memudahkan pengguna untuk login ke internet agar mendapatkan akses untuk menjalankan program atau aplikasi tanpa harus menginstall aplikasi tersebut.

Karena tidak perlu melakukan installasi pada aplikasi, maka untuk media penyimpanan data dari pengguna juga disimpan secara virtual sehingga tidak akan terbebani dengan penggunaan memori yang ada di komputer. Perintah-perintah yang digunakan oleh pengguna tadi selanjutnya akan dilanjutkan ke server aplikasi.

Setelah perintah diterima oleh server aplikasi, maka data akan diproses yang akhirnya pengguna akan menerima halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan perintah yang telah diberikan sebelumnya. Contoh dari Cloud Computing adalah Yahoo, PDF Gmail, Google Drive.

Perintah yang diberikan dalam penggunaan aplikasi tersebut akan langsung terintegrasi secara langsung dengan sistem Cloud Computing yang ada di komputer. Pengguna hanya memerlukan jaringan internet agar dapat menjalankan aplikasi tersebut tanpa perlu melakukan intalasi.


Fungsi

Dalam kehidupan sehari-hari biasanya kita melihat di perkantoran menggunakan banyak komputer untuk menjalankan perusahaannya. Dengan keadaan seperti ini peningkatan penggunaan komputer semakin meningkat, sehingga membuat pengguna harus menggunakan media penyimpanan yang lebih besar dan menjadi prioritas di segala bidang. Terlebih pada sektor bisnis yang memerlukan teknologi yang berkapasitas tinggi dengan biaya yang mahal. Hal ini menjadikan Cloud Computing menjadi solusi dari permasalahan ini karena merupakan teknologi yang bagus dan murah.

Selain murah, Cloud Computing memiliki media penyimpanan, fleksibel, dan efisien untuk diterapkan dalam sektor bisnis. Cloud Computing juga menjadi solusi untuk menurunkan permintaan hardware dan software pengguna. Karena Cloud Computing ini.

Dengan peningkatan jumlah pemakaian komputer dan para pengguna seluler, penyimpanan data/data storage telah menjadi prioritas di hampir segala bidang bisnis. Bisnis skala besar ataupun skala kecil saat ini sangat berkembang dengan data sebagai pusatnya.

Mereka biasanya menghabiskan sejumlah besar uang demi mempertahankan data yang berharga tersebut. Cloud Computing ini dapat digunakan oleh pengguna karena tidak harus menggunakan banyak aplikasi melainkan pengguna harus bisa menjalankan software interface dari Cloud Computing, misalnya web browser. Hal ini dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan IT secara otomatis dengan jaringan Cloud yang cepat tanggap.

Dari sisi perusahaan juga memiliki keuntungan yang sama, dalam penggunaan Cloud Computing penerapan ini contohnya Gmail, Hotmail, Yahoo, dan Google Drive bahkan sudah didukung teknologi ini. Saat proses mengakses layanan email ini, Anda akan menyimpan informasi di server Cloud. Berikut beberapa manfaat Cloud Computing :

1. Media Penyimpanan Terpusat pada Server

Teknologi Cloud Computing memudahkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server sesuai layanan yang sudah di sediakan oleh Cloud Computing. Selain itu, dari segi infrastruktur pengguna tidak perlu lagi menyediakannya seperti data center, media penyimpanan, sudah tersedia secara virtual oleh Cloud Computing.

2. Keamanan Data

Dalam penerapan teknologi Cloud Computing penyedia Cloud Computing telah menyediakan jaminan data sehingga data tidak mudah corrupt atau rusak, platform teknologi, jaminan ISO. Tentunya dengan Cloud Computing akan membuat data dan informasi Anda bisa lebih aman terjaga dibandingkan metode konventional yang digunakan oleh kebanyakan orang saat ini.

3. Lebih Murah dan Tahan Lama

Cloud Computing tidak memerlukan media penyimpanan storage pada hard disk eksternal karena sudah ada media penyimpanan terpusat pada server. Karena semua produk hardware atau fisik memiliki masa pemakaian dan setelah masa pemakaian tersebut biasanya akan menjadi beberapa kerusakan dan berfungsi tidak optimal dan sering terjadi error.


Model-Model

Berikut ada beberapa macam tipe-tipe Cloud yang bisa Anda pakai sebagai pengguna :

1. Private Cloud

adalah penggunaan dari teknologi Cloud ini hanya digunakan oleh satu organisasi atau perusahaan saja secara private. Penggunaan Private Cloud ini banyak digunakan buat interaksi bisnis, yang sumber data cloudnya bisa diatur dan dioperasikan hanya oleh organisasi atau perusahaan yang sama.

2. Community Cloud

biasanya digunakan untuk penggunaan bagi komunitas, institusi atau organisasi. Contoh perusahaan yang menggunakan Cloud Computing adalah perusahaan bisnis yang mempunyai tujuan bersama pada masing-masing perusahaan. Cloud Computing bisa dikelola oleh internal maupun oleh pihak ketiga maupun untuk eksternal dan internal. Sehingga dapat meminimalisir biaya pembayaran yang bisa ditanggung oleh kedua belah pihak.

3. Public Cloud

merupakan layanan yang menggunakan model publik, sehingga siapa saja dapat mengakses layanan ini. Teknologi ini tidak memerlukan biaya dan gratis, namun juga ada yang berbayar dengan harga tertentu.

Beberapa contoh Public Cloud adalah Twitter, Instagram, Facebook, Youtube pada social media, untuk layanan email yaitu Gmail, Yahoo, Hotmail. Dengan keuntungan tidak perlu mengeluarkan biaya. Public Cloud juga memiliki kelemahan, yaitu keamanan data sehingga kita perlu memilih provider dan hosting yang terpercaya untuk menjaga keamanan data.

4. Hybrid Cloud

merupakan gabungan dari layanan Private Cloud dan Public Cloud. Sehingga hanya institusi tertentu yang dapat mengaplikasikan layanan Cloud ini. Layanan pada jenis ini memiliki interaksi B2B (Business to Business) atau B2C (Business to Consumer). Hybrid Cloud ini juga dapat digunakan pada komputasi terikat bersama tetapi dengan cloud yang berbeda.


Struktur

  • Computer Front End : biasanya merupakan komputer desktop biasa dan muncul di halaman depan interface. Dalam hal ini Front End Cloud Computing merupakan sisi dari Client dan Cloud Computing Systemnya yang kemudia dibagi menjadi dua interface dan aplikasi yang disesuaikan dengan fungsi dan keperluan dari Cloud Computingnya.
  • Computer Back End : adalah komputer skala besar yang biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data center. Biasanya, Computer Back End harus mempunyai kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hingga ribuan permintaan data.
  • Penghubung antara Keduanya : perangkat yang sebagai penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet. Sehingga dalam hal ini perangkat dapat terkoneksi satu sama lainnya untuk dapat bertukar informasi dan data.


GRID COMPUTING (KOMPUTASI GRID)

adalah sistem sumber komputer yang terdistribusi, dimana dalam jaringan dapat mengerjakan permasalahan besar dan kompleks. Setiap komputer, bekerja dibawah protokol yang sama untuk dapat berperan sebagai super komputer virtual yang dapat berbagi sumber daya.

Komputer harus terhubung dengan perangkat fisik melalui jaringan lokal atau internet dan software yang mendukung untuk berkomunikasi antar perangkat, dimana administrator mengakses, mengendalikan sumber daya komputer di tiga tempat yang berbeda dengan rumusan pusat yang sama adalah konsep sederhana komputasi ini.


Cara Kerja

Menurut tulisan singkat oleh Ian Foster ada check-list yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahwa suatu sistem melakukan Grid Computing :

  • Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat. Seandainya sumber daya yang digunakan berada dalam satu cakupan domain administratif, maka komputasi tersebut belum dapat dikatakan komputasi grid.
  • Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentur). Komputasi Grid disusun dari kesepakatan-kesepakatan terhadap masalah yang fundamental, dibutuhkan untuk mewujudkan komputasi bersama dalam skala besar. Kesepakatan dan standar yang dibutuhkan adalah dalam bidang autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya, dan akases terhadap sumber daya.
  • Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari Komputasi Grid tersebut.


Prinsip Kerja

Dua prinsip kerja utama Grid Computing yang membedakannya dari arsitektur komputasi yang lain, yaitu Virtualisasi dan Provisioning.

  • Virtualisasi
Setiap sumberdaya (semisal komputer, disk, komponen aplikasi dan sumber informasi) dikumpulkan bersama-sama menurut jenisnya, lalu disediakan bagi konsumen (semisal orang atau program software). Virtualisasi berarti meniadakan koneksi secara fisik antara penyedia dan konsumen sumberdaya dan menyiapkan sumberdaya untuk memenuji kebutuhan tanpa konsumen mengetahui bagaimana permintaannya bisa terlayani.

  • Provisioning

Ketika konsumen meminta sumberdaya melalui layer virtualisasi, sumberdaya tertentu di belakang layer didefinisikan untuk memenuhi permintaan tersebut dan kemudian dialokasikan ke konsumen. Provisioning sebagai bagian dari Grid Computing berarti bahwa system menentukan bagaimana cara memenuhi kebutuhan konsumen seiring dengan mengoptimasi jalannya sistem secara keseluruhan. 


Konsep

Menjadi sumber daya berdasarkan perangkatnya seperti perangkat keras, lunak yang didukung bahasa komputer dan kerangka dalam jaringannya dengan menggunakan standar terbuka.

Teknologi ini menjadi jawaban untuk menyelesaikan pemrosesan data yang besar yang ideal untuk menjelaskan bagaimana komputer berbeda dalam satu wilayah jaringan yang sama, dapat berbagi sumber daya yang dapat mengubah komputer menjadi super komputer.

Beberapa hal yang menjadi fokus dari teknologi dapat diketahui dari bagian sumber daya komputer, seperti meliputi CPU (Central Processing Unit).

Berperan sebagai pengarah data lokasi yang berbeda, RAM menjadi media penyimpanan permanen.

Pengaturan dapat diatur oleh aturan standar yang disebut protokol, untuk membuatnya lebih mudah untuk digunakan oleh Perusahaan dan organisasi pengguna.

Bentuk lain dari komputasi terdistribusi ini adalah Cloud Computing dimana sumber daya dapat menangani beban kerja terdistribusi dalam jangka panjang. Berikut beberapa bagian Grid Computing :

1. Data Grid

merupakan seperangkat set data yang terdistribusikan untuk dapat menjadi media lingkungan virtual yang mendukung manajemen data dan berbagai pengguna yang terkontrol.

2. CPU Scaveging Grids

Sistem dengan konsep kerja dimana proyek dalam salah satu komputer PC, dapat terpindahkan ke dalam PC lain sesuai kebutuhannya, membuat perpindahan dan penggunaan yang mudah dalam mencapai sebuah tujuan.


Jenis-Jenis

  1. Computational Grid, komputasi menyediakan paket yang aman ke sumber daya pemrosesan bersama sesuai aplikasi throughput tinggi dan komputasi intensif.
  2. Data Grid, menyediakan infrastruktur untuk mendukung penyimpanan, penanganan, publikasi, dan manipulasi data dengan volume yang besar, dimana di simpan dalam database dan sistem file yang heterogen.
  3. Collaboration Grid, kolaborasi dalam penggunaan grid yang memungkinkan Perusahaan dengan Perusahaan lainnya dapat mengerjakan komponen dalam satu proyek tanpa mengungkapkan teknologi milik mereka.
  4. Network Grid, jaringan grid menyediakan layanan komunikasi berkinerja tinggi, dimana setiap node berfungsi sebagai Router data antar titik komunikasi, selain itu menyediakan data caching dan fasilitas lainnya.
  5. Utility Grid, layanan utama yang disediakan oleh jaringan utilitas adalah perangkat lunak dan khusus.

Manfaat

  1. Memungkinkan untuk dapat menyelesaikan masalah yang kompleks dalam waktu yang sangat cepat.
  2. Mengoptimalkan sumber daya, dengan menggunakan perangkat keras yang dimiliki dengan cukup baik.
  3. Mudah untuk dikolaborasikan, dan backup sumber daya sehingga mengurangi potensi kegagalan ketika ada satu titik kerusakan karena beban akan diambil alih oleh perangkat dekstop yang lain.
  4. Kebijakan dan kontrolel dapat dikelola oleh perangkat lunak Komputasi Grid.

Contoh-Contoh

1. Scientific Simulation

Komputasi Grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks.

2. Medical Images

Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image. Contohnya eDiaMoND project.

3. Computer-Aided Drug Discovery (CADD)

Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC).

4. Big Science

Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsori oleh pemerintah contohnya terdapat di DEISA.

5. E-Learning

Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya AccessGrid.

6. Visualization

Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.

7. Microprocessor Design

Komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada diMicroprocessor Design Group at IBM Austin.


VIRTUALISASI

Virtualisasi adalah suatu usaha untuk menghasilkan sebuah bentuk virtual dari suatu material yang sebelumnya bersifat fisik. Banyak praktisi teknologi informasi yang menganggap bahwa cara ini merupakan metode terbaik untuk meningkatkan efisiensi dalam urusan kerja dan kegiatan lainnya.

Setiap server tersebut mempunyai kapasitas sekitar 30%. Sementara itu server aplikasi merupakan server terpenting untuk menjalankan operasional server lainnya. Sehingga performanya harus kalian jaga karena punya peran untuk melakukan hosting.

Melalui teknologi tersebut, masing-masing dari server ini bisa melakukan tugasnya sendiri-sendiri tanpa bergantung lagi pada server aplikasi. Selain itu kalian juga bisa meningkatkan kapasitas server tersebut dari 30% menjadi 60% atau 90%. Lalu untuk server ketiga yang telah kosong, dapat dipakai untuk menjalankan tugas yang lain.


Manfaat

1. Kemudahan backup dan recovery

2. Menghemat biaya hardware

3. Mengurangi panas hardware dan biaya listrik

4. Pekerjaan monitoring server jadi lebih mudah

5. Kemudahan cloning sistem


Tipe-Tipe Virtualisasi

1. Application Virtualization

adalah teknologi yang memiliki manfaat untuk memvirtualkan suatu aplikasi pada sistem operasi. Melalui aplikasi ini, kalian bisa menjalankan aplikasi tanpa bergantung pada sistem operasi komputer. Misalnya dari Windows ke Linux atau sebaliknya.

2. Network Virtualization

Fungsinya untuk membuat rancangan konfigurasi dalam jaringan internet. Ketika ingin menerapkan rancangan tersebut, tugas kalian hanya membuat tiruannya saja dan memasukkannya dalam teknologi jaringan nyata.

3. Server Virtualization

dapat digunakan untuk mengubah sumber daya server yang rumit menjadi lebih sederhana sehingga mudah dipahami. Juga bisa membantu meningkatkan kapasitas dan sistem pembagian jaringan.

4. Desktop Virtualization

dapat memberikan kemudahan bagi kalian untuk membuka akses pada suatu desktop dengan mudah dari jarak jauh atau secara remote.

5. Data Virtualization

bermanfaat untuk melakukan manipulasi dan perubahan data tanpa teknis yang rumit dari data itu sendiri. Misalnya bagaimana data tersebut terformat atau tempat dan lokasi peyimpanan fisiknya.

6. Storage Virtualization

berguna untuk menyimpan data secara virtual. Saat kalian ingin membuka data tersebut, bisa mengaksesnya dari mana saja. Sifatnya hampir sama dengan flashdisk.


DISTRIBUTED COMPUTING

adalah teknik yang membagi satu tugas menjadi beberapa tugas dan mendistribusikannya ke beberapa komputer. Komputer ini dapat berkomunikasi dan mengoordinasikan kegian dengan bertukar pesan melalui jaringan. Setiap komputer dalam sistem terdistribusi disebut node. Satu set node membentuk sebuah cluster. Jaringan telepon, mesin teller otomatis di bank, sistem kontrol industri adalah beberapa sistem yang menggunakan komputasi terdistribusi.

Secara keseluruhan, komputasi terdistribusi membantu menyelesaikan tugas-tugas kompleks. Selain itu, ia menyediakan skalabilitas dan berbagi sumber daya. Namun, ada beberapa kekurangannya. Mungkin ada masalah jaringan dan keamanan. Selain itu, mungkin sulit untuk mengembangkan sistem terdistribusi.


MAP REDUCE & NoSQL (Not Only SQL)

adalah sebuah pemograman framework guna untuk membantu user mengembangkan sebuah data yang ukuran besar dapat terdistribusi satu sama lain. Map Reduce adalah satu konsep teknis yang sangat penting di dalam teknologi cloud terutama karena dapat diterapkannya dalam lingkungan distributed computing. Dengan demikian akan menjamin skalabilitas aplikasi kita.

Salah satu contoh penerapan nyata Map Reduce ini dalam suatu produk adalah yang dilakukan Google. Dengan inspirasi dari functional programming map dan reduce Google bisa menghasilkan file system distributed yang sangat scalable, Google Big Table. Dan juga terinspirasi dari Google, pada ranah open source terlihat percepatan pengembangan framework lainnya yang juga bersifat terdistribusi dan menggunakan konsep yang sama, project open source tersebut bernama Apache Hadoop.

Map Reduce adalah model pemrograman rilisan Google yang ditujukan untuk memproses data berukuran raksasa secara terdistribusi dan paralel dalam cluster yang terdiri atas ribuan komputer. Dalam memproses data, Map Reduce dibagi menjadi dua proses utama, yaitu Map dan Reduce. Proses Map bertugas untuk mengumpulkan informasi dari potongan-potongan data yang terdistribusi dalam tiap komputer dalam cluster (kelompok komputer yang saling terhubung). Hasilnya diserahkan kepada proses Reduce untuk diproses lebih lanjut. Hasil proses Reduce merupakan hasil akhir yang dikirim ke pengguna.

Berikut daftar produk open source mengenai Map Reduce :

  1. Apache Hadoop - https://hadoop.apache.org (open source)
  2. Pig - https://incubator.apache.org/projects/pig.html
  3. Cascading - https://www.cascading.org
  4. Microsoft Dryad - http://research.microsoft.com/research/sv/Dryad/
  5. IBM MapReduce Tool for Eclipse - http://www.alphaworks.ibm.com/tech/mapreducetools
  6. Skynet - http://skynet.rubyforge.org
  7. CouchDB - http://incubator.apache.org/couchdb

NoSQL adalah tipe database yang sangat jauh berbeda dengan konsep RDBMS ataupun ODBMS. Perbedaan utamanya sendiri yaitu karena tidak mengenal istilah relation dan tidak menggunakan konsep schema. Dalam NoSQL, setiap tabel berdiri sendiri tanpa tergantung dengan tabel lainnya. NoSQL Database adalah sebuah database yang bertipe NoSQL, yaitu database ini tidak mengenal istilah relational dan tidak menggunakan konsep schema. Contoh dari NoSQL database salah satunya adalah MongoDB.

Berlawanan dengan kesalahpahaman yang disebabkan oleh namanya, NoSQL tidak melarang bahasa query terstruktur (SQL). Meskipun benar bahwa beberapa sistem NoSQL sepenuhnya non-relasional, yang lain hanya menghindari fungsi relasional dipilih seperti skema tabel tetap dan bergabung dengan operasi. Sebagai contoh, daripada menggunakan tabel, database NoSQL mungkin mengatur data menjadi objek, kunci/nilai berpasangan atau tupel.


SUMBER :

https://idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-cloud-computing-defenisi-fungsi-dan-cara-kerja

https://virtualiable.com/penjelasan-grid-computing

http://mydutyduty.blogspot.com/2018/03/1.html

https://www.exabytes.co.id/blog/pengertian-virtualisasi

https://id.strephonsays.com/difference-between-cloud-computing-and-distributed-computing

https://dyaherwiyanti.wordpress.com/2016/03/28/map-reduce-dan-nosql-not-only-sql

Selasa, 08 Maret 2022

KOMPUTASI MODERN

Komputasi modern merupakan konsep sistem yang menerima perintah dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Karena saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern.

Penggagas pertama konsep ini adalah John Von Neumann (1903-1957) ilmuwan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann telah memberikan berbagai kontribusi dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer melalui karya-karyanya.

Perhitungan yang dilakukan pada komputasi modern ialah menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, diantaranya :

  • Akurasi (big, Floating point)
Akurasi tentu merupakan masalah yang paling penting dalam memecahkan masalah. Karena itu pada komputasi modern dilakukan perhitungan bagaimana bisa menghasilkan suatu jawaban yang akurat dari sebuah masalah. Tentu kita pernah mendengar tipe data floating point yang biasa digunakan untuk menyimpan data numerik dalam bentuk pecahan. Tipe data tersebut memiliki range penyimpanan numerik yang besar, sehingga dapat digunakan oleh komputer untuk melakukan komputasi yang akurat.
  • Kecepatan (dalam satuan Hz)
Manusia pasti menginginkan masalah dapat diselesaikan dengan cepat. Karena itu perhitungan masalah kecepatan adalah suatu hal yang penting. Komputer harus dapat dilakukan dalam waktu yang cepat ketika mengolah suatu data. Sehingga perlu metode kecepatan untuk mengolah perhitungan dalam waktu singkat.
  • Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel)
Data yang besar tentu membutuhkan suatu cara penyelesaian yang khusus. Karena data yang besar dapat menjadi masalah jika ada yang terlewatkan. Oleh karena itu digunakan metode Down Sizzing atau paralel pada komputasi modern untuk menangani masalah volume yang besar. Dengan metode ini data yang besar diparalelkan dalam pengolahannya sehingga dapat diorganisir dengan baik.
  • Modeling (NN & GA)
Modeling merupakan suatu hal yang penting dalam melakukan suatu perhitungan yang rumit. Bayangkan saja jika kita dihadapi dalam suatu masalah perhitungan yang banyak dan kompleks, tetapi tidak ada model matematika yang kita miliki. Perhitungan akan berjalan berantakan dan tidak akan mendapatkan hasil yang akurat. Maka dari itu komputasi modern membutuhkan modeling sebelum melakukan perhitungan.
  • Kompleksitas (Menggunakan Teori big O)
Komputasi modern dirancang untuk menangani masalah yang kompleks, sehingga diterapkan pada komputer. Dengan menggunakan teori big O, maka komputasi modern dapat melakukan perhitungan untuk memecahkan masalah kompleksitas yang kerap dihadapi.

Sejarah

Komputasi modern pertama kalinya digagaskan oleh seorang ilmuwan yang bernama John Von Neumann. Dialah orang yang pertama kali menggagaskan konsep sebuah sistem yang menerima instruksi-instruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory. Konsep inilah yang menjadi dasar arsitektur komputer modern. John Von Neumann memberikan berbagai sumbangsihnya dengan cara meningkat karya-karyanya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Selain itu, Von Neumann juga merupakan seorang ilmuwan yang sangat berperan penting dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II silam. Dan berkat kepiawaian Neumann di bidang teori games inilah ia bisa melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang akhirnya melahirkan sebuah komputer.


Sebenarnya kata "komputer" tersebut pertama kali dipergunakan secara umum pada tahun 1613. Arti kata komputer itu sendiri mengacu kepada perhitungan aritmatika dan kata tersebut masih dipergunakan hingga pertengahan abad ke-20. Dan seiring dengan perkembangan jama dari akhir abad ke-19 hingga seterusnya, "computer" menjadi berubah makna jadi sebuah mesin yang melakukan komputasi.

Kemudian sekitar tahun 1920an, kata "mesin komputasi" mulai dikenal. Setiap mesin yang dapat membantu melakukan pekerjaan manusia yaitu menghitung dengan metode yang efektif, disebut dengan mesin komputasi. Pada tahun 1940-1950 dengan munculnya mesin komputasi elektronik kata "mesin komputasi" mulai berubah menjadi "komputer" yang biasanya diawali dengan "elektronik" atau "digital".

Sejak saat itu, Von Neumann menjadi seorang konsultan pada pengembangan komputer ENIAC. Beliau merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Neumann adalah seperangkat komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori. Konsep dasar arsitektur komputer modern sendiri ialah konsep sebuah sistem yang menerima instruksi-instruksi dan menyimpannya dalam sebuah memori.

Karakteristik Komputasi Modern

  1. Komputer-komputer penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis perangkat keras, sistem operasi, serta aplikasi yang terpasang.
  2. Komputer-komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwidth yang beragam.
  3. Komputer maupun jaringan tidak terdedikasi, bisa hidup atau mati sewaktu-waktu tanpa jadwal yang jelas.

Macam-Macam Komputasi Modern

1. Mobile Computing
Mobile Computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel.
Berdasarkan penjelasan tersebut, untuk kemajuan teknologi ke arah yang lebih dinamis membutuhkan perubahan dari sisi manusia maupun alat. Dapat dilihat contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS, juga tipe dari komputasi bergerak seperti smartphone dan lain sebagainya.

2. Grid Computing
Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistribusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelesaikan masalah komputasi skala besar.
Beberapa daftar yang dapat digunakan untuk mengenali sistem komputasi grid :
  • Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
  • Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
  • Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.
Contohnya :
  • E-Learning
Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya : AccessGrid.

  • Visualization

Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.

  • Medical Images

 Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical image. Contoh : eDiaMoND project.

  • Computer-Aided Drug Discovery (CADD) 

Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya : Molecular, Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC).

 3. Cloud Computing

Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis internet ('awan'). Cloud Computing merupakan suatu metode komputasi dimana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet ('di dalam awan') tanpa mengetahui apa yang ada di dalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Contohnya : Google Drive, iCloud, Windows Azure.

Perbedaan antara komputasi mobile, komputasi grid, dan komputasi cloud :

  1. Dari segi teknologi yang digunakan, komputasi grid dan cloud menggunakan komputer sedangkan komputasi mobile menggunakan smartphone.
  2. Dari segi biaya untuk tenaga komputasi, komputasi grid dan cloud lebih murah dibandingkan dengan komputasi mobile.
  3. Dari segi tempat, komputasi grid dan cloud membutuhkan tempat yang khusus sedangkan komputasi mobile tidak membutuhkan tempat dan mudah dibawa kemana-mana.
  4. Dari segi proses, untuk komputasi cloud prosesnya membutuhkan jaringan internet sebagai penghubungnya, komputasi grid proses tergantung pengguna mendapatkan server atau tidak, dan komputasi mobile proses tergantung si pengguna.
Persamaan antara komputasi mobile, komputasi grid, dan komputasi cloud :
  1. Ketiganya merupakan metode untuk melakukan komputasi, pemecahan masalah, dan pencarian solusi.
  2. Ketiganya memerlukan alat proses data yang modern seperti komputer, laptop atau telepon genggam untuk menjalankannya.

Implementasi
Implementasi komputasi modern pada bidang kesehatan salah satunya yaitu website EnChroma.
EnChroma membuat kacamata optik untuk buta warna dengan cara menyaring secara selektif gelombang cahaya di titik yang tepat dimana terjadinya kesimpangsiuran dan tumpang tindihnya sensitivitas warna. M-cone (sel kerucut mata) dan L-cone diubah sedemikian rupa supaya ada perubahan yang lebih ketika membedakan warna di daerah spektrum warna yang membingungkan untuk orang buta warna tersebut.
Kacamata buta warna kami meningkatkan kontras antara sinyal warna merah dan hijau, yang mengurangi gejala kebutaan warna menuju ke penglihatan warna yang lebih kaya akan dunia. Dengan penerapan ilmu sains, ilmu optik, ilmu matematika dan penelitian klinis 10 tahun lebih, EnChroma mendominasi di bidang penelitian buta warna dan membawa produk baru yang menyelesaikan masalah buta warna. EnChroma juga menyediakan kacamata buta warna prescription/minus/untuk baca bila diperlukan.
Kacamata buta warna EnChroma adalah kacamata revolusioner dengan hak paten yang menggabungkan neuroscience atau ilmu saraf terbaru dan inovasi di teknologi lensa untuk meningkatkan kualitas kehidupan orang. Kacamata buta warna EnChroma dirakit menggunakan teknologi lensa yang mutakhir yang dikembangkan sejak awal 2000-an oleh ilmuwan di bidang pembuatan kaca dan ahli matematika dari Universitas California Berkeley.

Test buta warna adalah salah satu jenis tes skrining eksklusif yang hanya membutuhkan 2 menit untuk mengetahui apakah Anda memiliki penglihatan warna normal atau buta warna. Tes ini juga bisa mengetahui jenis dan tingkat keparahan buta warna yang bisa membantu Anda untuk memilih kacamata EnChroma yang cocok untuk kondisi buta warna Anda.

Sumber :

Data Qubit & Quantum State

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Komputasi Modern Dosen Pengampu : Adam Huda Nugraha Disusun Oleh : Andini Eva Lestari (50418755) UN...