Jumat, 14 Desember 2018

PERAN MAHASISWA DALAM MASYARAKAT (REVISI)

Ilmu Sosial Dasar






DISUSUN OLEH :
Andini Eva Lestari (50418755)

KELAS
1IA23

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
2018





Sebagai seorang terpelajar dan bagian masyarakat, mahasiswa memiliki peran yang kompleks dan menyeluruh sehingga dikelompokkan dalam tiga fungsi yaitu agent of change, social control dan iron stock. Mahasiswa sebagai iron stock berarti mahasiswa seorang calon pemimpin bangsa masa depan. Untuk menjadi iron stock perlu adanya softskill yang harus dimiliki mahasiswa seperti kepemimpinan, kemampuan memposisikan diri, interaksi lintas generasi dan sensitivitas yang tinggi.


Dalam menghadapi permasalahan, mahasiswa harus melakukan analisa terhadap masalah tersebut. Mencari bahan pendukung untuk lebih memahami permasalahan tersebut. Kemudian memunculkan alternatif solusi dan memilih satu solusi dengan pertimbangan yang matang. Dan pada akhirnya harus mampu mempresentasikan solusi yang dipilih ke orang lain untuk mempertanggung jawabkan pemilihan solusi tersebut.

Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat. Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri. Secara umum mahasiswa menyandang tiga fungsi strategis; agent of social control, agent of change, dan iron stock.

Mahasiswa dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis. Keterpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat diperlukan demi berjalannya peran mahasiswa dalam dunia kampusnya untuk dapat menciptakan sebuah kondisi kehidupan kampus yang harmonis serta juga kehidupan diluar kampus. Peran dan fungsi mahasiswa dapat ditunjukkan secara santun tanpa mengurangi esendi dan agenda yang diperjuangkan, sikap kritis harus tetap ada dalam diri mahasiswa dan sebagainya.

Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, kritis, dan konstruktif. Kreatif dalam menemukan ide baru dan inovatif dalam mencari cara-cara baru untuk mensiasati permasalahan yang ada. Orang yang kreatif tidaklah selalu menemukan hal yang baru, tapi ia selalu melihat segala sesuatu dengan cara berbeda dan baru, biasanya tidak dilihat oleh orang lain. Proses kreativitas melibatkan ide-ide baru dan bermanfaat. Meskipun kadang tidak dapat diimplementasikan. Setiap mahasiswa dituntut untuk lebih peduli dengan keadaan di sekitarnya. Setelah kreatif, inovatif, dan kritis, hendaknya solusi yang dibuat adalah konstruktif. Konstruktif sendiri menurut KBBI V bersifat membina, memperbaiki, membangun. Jangan hanya sekadar menyalahkan dan menjatuhkan pihak lain. Hendaknya perselisihan yang ada diselesaikan dengan cara saling berpegang tangan, saling merangkul, saling membina, memperbaiki, dan membangun.


REFERENSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Data Qubit & Quantum State

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Komputasi Modern Dosen Pengampu : Adam Huda Nugraha Disusun Oleh : Andini Eva Lestari (50418755) UN...